Menuju Satu Abad NU, Pembaharuan Apa yang akan Dilakukan PCNU Blora

Oleh : Ahmad Muwafi Nur Hasan*
Mengacu kalender Hijriah, Nahdlatul Ulama (NU) tahun depan akan memasuki usia satu abad. Sebagaimana janji Nabi Muhammad saw, setiap penghujung 100 tahun, akan lahir para pembaharu dan para pejuang yang menyegarkan kembali tatanan kehidupan.
Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama yang digelar di lampung pada 22 hingga 26 Desember 2021, mengamanatkan pasangan Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Yahya Cholil Staquf untuk memimpin PBNU masa khidmah 2022-2027. Dari sinilah muara transformasi NU dimulai.
Begitu juga bagi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Blora, tantangan sudah menanti di depan mata. Sebuah tantangan untuk menyongsong NU yang memasuki 100 tahun serta Indonesia emas 2045. Apa yang dapat PCNU Blora lakukan untuk menghadapi hal tersebut serta membantu dan mendukung program-program Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Sudah saatnya PCNU Blora bertransformasi mengikuti perkembangan zaman dari tradisional menuju digital. Sama seperti digitalisasi sistem, baik internal organisasi maupun eksternal. Dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengurus harian serta mendakwahkan program-program PCNU ke masyarakat dengan mudah dan terarah. Memang benar adanya, perubahan zaman yang begitu cepat. Akses informasi yang begitu mudah, digitalisasi, otomatisasi dan virtualisasi adalah salah satu segelintir contohnya.
Menuju Satu Abad NU di Blora
Secara umum “Transformasi” berarti “perubahan”. Kemungkinan akan menimbulkan pertanyaan dan resistensi untuk berubah. Sehingga dalam pelaksanaannya diperlukan Top Leader organisasi, yang mana terkait dengan perubahan perilaku dan budaya organisasi. Tentu hal ini membutuhkan change-agent serta sosialisasi di setiap lingkup organisasi PCNU Blora.
Praktik transformasi digital biasanya digunakan dalam konteks bisnis. Pengenalan teknologi digital telah memicu penciptaan model bisnis baru dan aliran pendapatan. Teknologi yang muncul seperti kecerdasan buatan (AI), cloud computing dan Internet of Things (IoT) mempercepat transformasi. Sementara teknologi dasar seperti manajemen data dan analitik berguna untuk menganalisis sejumlah besar data yang dihasilkan dari transformasi digital.
Kemudian, bagaimana jika praktik transformasi digital tersebut digunakan untuk menyentuh organisasi? Maka jawabannya tentu sangat bisa dan sangat mungkin, bagaimana cara memulainya? Berikut beberapa komponen langkah-langkah untuk memenuhi suksesnya transformasi digital pada organisasi khususnya sektor bisnis.
Transformasi digital dimungkinkan oleh penyatuan:
1.Orang
Mempekerjakan orang berbakat hanyalah awal. Struktur dan budaya organisasi sama pentingnya dalam keberhasilan proyek transformasi.
2. Bisnis
Strategi bisnis yang tepat dapat mendorong digitalisasi proses internal dan pengembangan model bisnis baru.
3. Teknologi
Teknologi baru seperti AI dan IoT, serta teknologi dasar seperti manajemen data dan analitik.
Peningkatan Keterampilan atau Sumber Daya Manusia
Pertama mempekerjakan karyawan terbaik yang mampu dan mengintegrasikannya ke berbagai bidang. Sehingga hasil dari satu bidang dapat dibagikan kepada orang lain. Produktivitas digital dan alat kolaborasi membantu karyawan membawa produk digital ke pasar dengan kecepatan dan kelincahan yang lebih besar.
Dalam menuju satu abad, NU rasanya tidak kekurangan SDM yang berbakat dalam bidang ilmu teknologi untuk pengembangan produk digital tersebut, bisa juga berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) dengan memberi pendampingan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Blora misalnya.
Optimalisasi Struktur Organisasi
Struktur Organisasi juga tidak kalah penting. Selanjutnya adalah secara sengaja menciptakan struktur organisasi yang menumbuhkan tujuan, otonomi dan penguasaan. Struktur organisasi dapat diisi oleh berbagai sumber daya manusia yang dimiliki oleh NU khususnya di Blora.
*Pemerhati sosial asli Blora yang sedang menyelesaikan studi pascasarjana di UGM
Eksplorasi konten lain dari PCNU KABUPATEN BLORA
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Pingback: PCNU Blora Rakor Jelang Satu Abad