News

Cinta, Peringati Maulid Nabi Muhammad

Blora, PCNUBLORA – Pada bulan Rabiul Awal sebagian besar kaum muslim memperingati bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tepatnya pada tanggal 12 Rabiul Awal atau sering disebut bulan Maulid.

Dasar dari peringatan maulid nabi karena cinta. Seperti TPA Bustanul Quran Dukuh Pangkat, Desa Purwosari, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora juga memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (09/10) malam. Menghadirkan Kiai Subhan Mashuri, pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Mojowetan, Banjarejo, Blora.

Kiai yang akrab disapa Gus Sub ini selain menjelaskan tentang maulid nabi juga menjelaskan makna kehidupan. Penyampaian sederhana dan mudah diterima ini membuat jamaah bisa dibilang mengikuti tentang pembahasan dalam pengajian tersebut.

Gus Sub mengatakan, jika cinta dengan seseorang harus paham detail. Sifatnya, hari lahirnya, makeup-nya dan lain-lain. Termasuk cinta kepada Nabi Muhammad SAW, harus paham detail.

“Memperingati maulid nabi ya karena cinta. Namanya cinta harus tahu detail tentang nabi. Lahirnya hari Senin, tanggal 12 Maulid (Rabiul Awal). Lahir saat fajar shodiq,” terangnya.

Gus Sub juga sesekali melempar pertanyaan kepada para jamaah tentang Nabi Muhammad. Misalnya berapa tahun nabi hidup di Mekkah, berapa tahun hidup di Madinah, berapa tahun menjadi nabi.

“Kanjeng Nabi hidup di Mekkah selama 53 tahun, kemudian hijrah di Madinah hingga wafat di usia 63 tahun. Menjadi rasul selama 23 tahun. Nabi Muhammad SAW niku lahirnya hari Senin, hijrahnya hari Senin, diangkat jadi nabi, rasul ya hari Senin, meninggal juga hari senin. Hari lahir adalah hari lahir. Hari terbaiknya Nabi Muhammad SAW, Senin,” jelas Gus Sub.

Lebih lanjut, Subhan menerangkan tips mendidik anak menjadi sholeh dan sholihah. Menurutnya ada tiga. Yaitu pertama, didiklah anak untuk mencintai nabi. Nabi ketika kecil anak yatim piatu. Jadikanlah anak-anakmu yatim, artinya mondok di pesantren, biar dididik oleh kiai.

“Kedua, anak-anakmu didiklah biar cinta sama keluarga nabi. Ulama itu pewaris nabi, orang bisa mendapat warisan itu pasti keluarga tidak mungkin orang lain. Belajar dengan alim ulama itu penting. Nomor tiga adalah didiklah anak-anakmu belajar Al-Qur’an. InsyaAllah bermanfaat,” paparnya. Sebagai informasi peringatan maulid Nabi Muhammad SAW ini mengusung tema, “Suri tauladan Nabi Muhammad SAW, kita merealisasikan dalam membentuk Akhlaq dan Budi Pekerti yang berpedoman Ukhuwah Islamiyah”.(jml)


Eksplorasi konten lain dari PCNU KABUPATEN BLORA

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Admin PCNU Blora

Selamat datang di situs online Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Blora. Kami menyajikan Informasi, program dan kegiatan dari PCNU Blora, Lembaga dan Banom, MWC serta Ranting. Di samping itu kami juga akan menyampaikan opini atau artikel yang berhubungan dengan khazanah Ahlussunnah Wal Jamaah yang bisa dibaca oleh kalangan yang lebih luas. Semoga website ini bisa bermanfaat bagi banyak pihak, khususnya jamaah maupun jamiyah NU di Kabupaten Blora.

Tinggalkan Balasan