News

Lestarikan Bahasa Jawa, Lesbumi NU Blora Gelar Lomba Pidato Bahasa Jawa

Blora, PCNUBLORA – Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) PCNU Blora menggelar lomba pidato bahasa Jawa. Selain dalam rangka Hari Santri Nasional tahun 2022 juga untuk melestarikan bahasa Jawa.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Lesbumi PCNU Blora, Dalhar Muhammadun dalam memberikan sambutan, menurutnya bahasa Jawa harus membumi di tanah Jawa. Bahasa jawa patut dilestarikan.

“Bahasa Jawa tidak bisa kita tolak, karena kita hidup di Jawa. Bahasa Jawa itu mewakili budaya dan saya berharap semoga Bahasa Jawa bisa lestari,” ucapnya dalam bahasa Jawa, Selasa (18/10).

Lomba bahasa Jawa dilaksanakan di Pendopo Bupati Blora selama dua hari, yaitu tanggal 18 dan 19 Oktober 2022. Ketua Lesbumi yang akrab disapa Lek Madun ini mengajak kepada para peserta yang hadir untuk melestarikan bahasa Jawa.

“Melestarikan bisa melalui sekolahan dan lain sebagainya. Fakta yang kita baca, bahasa Jawa hampir tidak menjadi bahasa padahal ini khas Jawa. Tapi untuk mengekspresikan sopan santun akan terwakili dengan bahasa Jawa,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris PCNU Blora, Muhammad Yunus Bakhtiar Rifa’i berkesempatan membuka lomba tersebut. Ia mengatakan, visi dua abad NU merawat jagat membangun peradaban harus bisa diterjemahkan melalui banyak bidang.

“Baik bidang pendidikan, ekonomi, ideologi bahkan bidang kebudayaan. Salah satu tafsir PCNU Blora melalui Lesbumi, bagian dari merawat jagat membangun peradaban berangkat dari tradisi bahasa yaitu bahasa Jawa,” terangnya.

Menurutnya, bangsa Indonesia saat ini terjajah dengan budaya luar. Ketika tidak bisa menggunakan bahasanya sendiri maka akan kalah dengan budaya luar. Ia mencontohkan, santri merupakan salah satu yang melestarikan bahasa Jawa.

“Di pondok pesantren, bahasa Jawa itu sebagai alat untuk mentransformasikan ilmu pengetahuan. Puncak dari bahasa jika menjadi alat transformasi keilmuan,” paparnya.

Yunus mengumumkan, piala dan hadiah akan diberikan pada saat kegiatan sholawat nariyah, Kamis (20/10) di Pendopo Bupati Blora. Kemudian ia berharap bahasa Jawa tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

“Pesan saya nanti ketika lomba jangan khawatir plethoten (belepotan). Yang penting ikut lomba, senang-senang. Ojo ndredeg (jangan gemetar, red). PD saja, yang penting bahasa Jawa. Niatkan dalam rangka melestarikan bahasa Jawa. Hidup boso Jowo,” tandasnya.


Eksplorasi konten lain dari PCNU KABUPATEN BLORA

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Admin PCNU Blora

Selamat datang di situs online Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Blora. Kami menyajikan Informasi, program dan kegiatan dari PCNU Blora, Lembaga dan Banom, MWC serta Ranting. Di samping itu kami juga akan menyampaikan opini atau artikel yang berhubungan dengan khazanah Ahlussunnah Wal Jamaah yang bisa dibaca oleh kalangan yang lebih luas. Semoga website ini bisa bermanfaat bagi banyak pihak, khususnya jamaah maupun jamiyah NU di Kabupaten Blora.

Tinggalkan Balasan