Sempat Tertunda Karena Hujan, Malam Tirakatan Berlangsung Hikmah

Randublatung, PCNU Blora – Malam Tirakatan dalam rangka peringatan HUT RI ke-77, menyongsong satu abad NU sekaligus malam tahun baru Islam 1444 H sempat tertunda karena hujan. Acara tersebut dikemas dalam bentuk pengajian umum di halaman kantor sekretariat MWC-NU Randublatung, Selasa (16/8) malam.
Malam tirakatan HUT RI ke-77 diselenggarakan secara kolaborasi oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersama (PAC) Fatayat Randublatung. Dihadiri oleh Pengurus MWC-NU Randublatung beserta banomnya diantaranya Ansor, Fatayat, Muslimat, Pagar Nusa dan IPNU-IPPNU, juga dihadiri Forkopimcam Kapolsek dan Danramil kecamatan Randublatung serta masyarakat sekitar.
Ketua pelaksana, Muhsin yang juga Ketua PAC GP Ansor Randublatung mengungkapkan, acara malam tirakatan sempat tertunda lantaran hujan lebat disertai angin mulai ba’da Maghrib sampai sekira pukul 19:30 WIB baru reda.
“Kita sudah bersama-sama menyiapkan acara dan standby mulai maghrib untuk menyambut para pengunjung, tetapi pada sekitar jam 18.00 terjadi hujan lebat dan angin. Alhamdulillah pukul 19.30 hujan reda. Para jamaah mulai berbondong-bondong menghadiri pengajian” ucapnya.
Mauidhoh hasanah disampaikan oleh Kyai Syaifudin Zuhri dari Ngawen, Blora. Diharapkannya malam tirakatan ini menjadi pengingat kepada para jamaah atas perjuangan penjajah mengusir Belanda.
“(Malam tirakatan, red) semoga bisa menjadi pengingat kita kepada para pendahulu kita yang telah memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan tokoh-tokohnya juga tidak sedikit dari kalangan Nahdlatul Ulama,” tuturnya. (amn).
Eksplorasi konten lain dari PCNU KABUPATEN BLORA
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
