Semu
Oleh: Endah Lestari

Bongkahan dedaunan turut bisu
Melenggang sedikit tertimpa kayu
Gulita tanpa sekecil kilatan
Karena paruh tak mampu melisankan
Terlalu jujur perihal kedustaan
Berlebihan jika selalu bernaskan
Terlalu naif perihal pura-pura
Semesta, benarkah ini nyata?
Terbesit beberapa analogi kata
Namun, semu tak terbaca
Terngiang beberapa kemungkinan
Namun juga melayang dalam angan
Bagai drama di atas gelanggang
Bergerak, merangkak, berjalan
Rentetan kemusykilan yang memanjang
Syukur pedih hikmah perjalanan
Lebih dari satu fatwa menyeluruh
Seperti istana yang utuh
Relung waktu turut runtuh
Menjadi alasan untuk tumbuh
Blora, 2 Maret 2025
Direvisi : 30 Maret 2025
Eksplorasi konten lain dari PCNU KABUPATEN BLORA
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
