Jihadku Dalam Berorganisasi
Karya Yusron Ridho*
Detik terus berjalan bagai aliran sungai
Tidak begitu deras, namun perlahan pasti
Gemercik airnya menghantarkan gelombang bunyi
Begitu nyaring merasuki rongga hati
Sesambil memejamkan mata, penuh hikmat merefleksikan diri
Sungguh indah, sangat tenang sekali
Namun, terkadang ku buka mata sesekali
Tersenyum manis menyapa kanan kiri
Terlihat segerombolan kecil rumput menari-nari
Ada juga jangkrik-jangkrik kecil yang entah
Mungkin mereka sedang bernyanyi
Tak terasa senyumku bertambah lebar menghiasi
Terbawa arus suasana begitu alami
Hehehehe ……….., kenapa menyenangkan sekali?
Entahlah, mungkin ini bahagia sederhana yang sedang kunikmati
Sangat tenang, indah dan mendamaikan hati
Detik tetap berjalan dalam langkah kaki
Menyapa senja, sampai jumpa matahari
Tidak selamanya, hanya saja waktu mengharuskan berotasi
Kita akan bertemu lagi penuh senyuman di esok pagi
Gelapun semakin datang membersamai
Angin yang menari begitu halus menambah
Suasana semakin sunyi
Terlihat olehku sekelumit cahaya hari ini
Tidak setiap saat ada, tapi tidak asing bagi diri ini
Nampak lilin berjajar terhiaskan oleh sang api
Sepertinya hari ini ada pelantikan pengurus PMII
Suasana kuning biru penuh menghiasi
Sebuah ketulusan yang ingin kusampaikan dalam bentuk kata
Bukan sebuah pemaksaan atau permintaan yang mengada-ngada
Tapi memang benar dari hatiku untuk kebaikanmu semata
Aku ingin PMII tak hanya unggul dalam wacana saja
Tapi juga diikuti dengan realisasi nyata
Aku ingin PMII tak hanya fokus dalam diskusi
Begadang malam saja
Tapi juga mengindahkan sholat subuh
Beserta qobliyahnya yang banyak harta
Aku ingin PMII tak hanya memikirkan Indonesia saja
Tapi juga meningkatkan ibadah wajib terutama
Aku ingin PMII memang benar salah satu
Tempatku berjuang kepada-nya
Karena sudah banyak yang aku korbankan
Untuk bersanding denganmu wahai
Sahabat-sahabatiku yang berbahagia
YA ALLAH YA RABBI
Pernah Ku mengabdi pada kiai menjadi seorang santri
Pernah Ku merasakan kejamnya profesionalitas organisasi
Pernah Ku berjuang dalam medan tumpah darah dalam merebut prestasi
Pernah Ku tanpa pantang menyerah memanjat gunung yang tinggi
Dan aku juga pernah merasakan jalan berkerikil dengan telanjang kaki
Semua itu kulakukan untuk meningkatkan kabilitas diri dan mengabdi
Bukan untuk diri sendiri saja melainkan juga untuk orang-orang di sekitar yang aku sayangi
*Yusron Ridho lahir di Blora, 7 Januari 2002. Suka menulis sejak di bangku SMP dan sekarang mahasiswa aktif di STAI Khozinatul Ulum Blora. Tetap Berkarya. Jangan menyerah akan ada pelangi yang indah setelah hujan.
Eksplorasi konten lain dari PCNU KABUPATEN BLORA
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Pingback: Jihadku Dalam Berorganisasi - PKC PMII Jateng