Kurikulum Baru, SMA NU 1 Kradenan Gelar Seminar Toleransi

Kradenan, PCNU Blora – Dalam rangka menerapkan kurikulum baru, SMA NU 1 Kradenan menggelar Seminar Toleransi Keberagaman dan Workshop Budaya dengan tema Kebhinekaan.
Seminar diisi oleh empat pemateri dari masing-masing guru pengampu. Mata pelajaran sosiologi disampaikan oleh Mahmudi, agama oleh Ahmad Masyhudi, sejarah oleh Edy Saputra dan Imelda Erin Tanaya menyampaikan mapel PPKN.
Kurikulum baru yakni Kurikulum merdeka di dalamnya terdapat Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Dalam seminar, Mahmudi memaparkan Seminar Toleransi Keberagaman di hadapan 304 siswa-siswi SMA NU 1 Kradenan. Ia menyampaikan dalam perspektif sosiologi.
“Akses informasi saat ini dengan mudah membawa dampak bagi generasi hari ini yaitu bergaya hidup individualis dan hedonis. Menurut saya, kegiatan ini di luar ekspektasi dan luar biasa antusias dari peserta didik,” ucapnya yang juga merupakan Sekretaris LP Ma’arif NU Jawa Tengah.
Seminar kali ini fokus pada isu terkini yakni tentang Globalisasi berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi yang membuat generasi milenial khususnya peserta didik terseret pada arus budaya asing yang menjadikan degradasi budaya lokal. Kemudian juga mengedukasi peserta didik agar bijak dalam bermain media sosial.
Sebagai informasi, kegiatan ini diikuti oleh para 304 siswa-siswi SMA NU 1 Kradenan, berlangsung selama satu minggu. Mulai hari Senin (29/8) lalu sampai Sabtu (3/9). Pembukaan pada hari Senin. Selasa, Pekan Literasi yang terdiri dari materi keberagaman dalam perspektif sosiologi, agama, sejarah dan hukum negara.
Dilanjutkan, Rabu (31/9) Seminar Toleransi Keberagaman. Pada hari Kamis, workshop digital, membuat pamflet kampanye toleransi. Jum’at dan Sabtu dilaksanakan workshop teater dan pentas kebhinekaan.(eds)
Eksplorasi konten lain dari PCNU KABUPATEN BLORA
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
